Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

oleh -108 Dilihat
oleh
Danau Dendam Tak Sudah bertransformasi: panorama alam bertemu legenda, storytelling signage, Kancah Selera, panggung seni, dan edukasi lingkungan pariwisata berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Danau Dendam Tak Sudah, ikon wisata Kota Bengkulu, segera hadir dengan wajah baru. Tak hanya menawarkan panorama alam, kawasan ini akan “bercerita” kepada pengunjung melalui legenda, sejarah, dan nilai budaya yang melekat selama bertahun-tahun.

Konsep wisata berbasis storytelling ini diwujudkan melalui penataan kawasan yang kini mulai dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Salah satu fasilitas unggulannya adalah storytelling signage media informasi yang mengisahkan asal-usul danau beserta nilai sejarah, budaya, dan pentingnya menjaga kelestarian kawasan.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tak hanya fokus pada konektivitas, tetapi juga untuk memperkuat sektor produktif seperti pariwisata. “Kementerian PU berkomitmen mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” ujar Dody, Senin (20/7/2026).

Danau Dendam Tak Sudah menyimpan legenda tentang kisah cinta yang tak pernah terselesaikan. Cerita rakyat ini menjadi bagian identitas budaya Bengkulu yang akan diperkenalkan kepada wisatawan melalui konsep baru tersebut.

Tak hanya edukatif, penataan kawasan juga dirancang menggerakkan perekonomian masyarakat. Di area seluas 4 hektar, Kementerian PU membangun berbagai fasilitas: Kancah Selera (pusat kuliner), Panggung Kecik, Balai Temu, amfiteater, Panggung Gedang, bangunan ticketing, penataan lanskap, jalan, drainase, hingga titik pandang (sunrise view).

Keberadaan Kancah Selera diharapkan menjadi ruang bagi UMKM memasarkan kuliner khas Bengkulu. Sementara Panggung Kecik dan Panggung Gedang akan dimanfaatkan untuk pertunjukan seni dan budaya daerah. Dengan demikian, kawasan ini tak hanya tempat menikmati keindahan alam, tetapi juga ruang tumbuhnya ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya lokal.

Penataan kawasan juga mendukung fungsi danau sebagai pusat edukasi lingkungan. Kawasan ini berada di area Cagar Alam dan Taman Wisata Alam, sehingga pengembangannya tetap mengedepankan prinsip pelestarian. Danau Dendam Tak Sudah memiliki luas sekitar 577 hektare dengan permukaan air mencapai 67 hektar. Lokasinya di Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, sekitar 5,2 kilometer atau 15 menit dari pusat Kota Bengkulu.

Proyek ini dikerjakan dengan anggaran Rp 37,12 miliar dari APBN 2026. Pekerjaan dimulai 21 Mei 2026 dan ditargetkan rampung 31 Desember 2026. Dengan sentuhan baru, Danau Dendam Tak Sudah siap menjadi destinasi wisata kelas dunia yang memadukan alam, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.