Cegah Karhutla, Polres Mukomuko Perketat Patroli dan Edukasi Warga

oleh -59 Dilihat
oleh
Personel Polres Mukomuko melaksanakan patroli dan edukasi langsung kepada masyarakat guna mencegah kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah rawan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada hari Selasa siang ini.-Foto : Robi/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Polres Mukomuko bersama Polsek jajaran terus menggencarkan patroli serta imbauan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kabupaten Mukomuko. Langkah preventif ini dilakukan melalui pemantauan wilayah serta edukasi langsung kepada masyarakat untuk mengantisipasi munculnya titik api.

Personel kepolisian menyambangi kawasan perkebunan dan pertanian yang berpotensi terjadi kebakaran. Dalam setiap kunjungannya, anggota memberikan pemahaman mengenai bahaya membakar lahan. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta wajib memastikan sumber api sungguh sungguh padam tanpa pengawasan.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana melalui Kasi Humas Ipda Septa Zico Fririo menegaskan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan sinergi bersama. Polisi, pemerintah, dan masyarakat harus bersatu menjaga lingkungan.

Ipda Septa menyatakan, “Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun kebun. Dampak kebakaran sangat merusak lingkungan, membahayakan kesehatan, dan mengganggu aktivitas warga. Mari kita bersama mencegah bencana ini.”

Warga juga diminta berperan aktif melapor jika menemukan asap atau titik api agar segera ditindaklanjuti. Polres Mukomuko berkomitmen meningkatkan patroli berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat dari ancaman bencana alam.

Kegiatan sambang dan patroli ini menyasar berbagai titik rawan yang selama ini sering diabaikan oleh pemilik lahan. Para petugas tidak hanya sekadar memberikan peringatan lisan, melainkan juga membagikan selebaran edukasi tentang regulasi lingkungan hidup. Petugas menjelaskan bahwa sanksi hukum menanti bagi siapa saja yang sengaja maupun lalai menyebabkan kebakaran.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta relawan pemadam kebakaran untuk membentuk tim siaga darurat. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat krusial mengingat luasnya wilayah perkebunan dan pertanian yang harus diawasi setiap harinya.

Respon positif mulai ditunjukkan oleh masyarakat setempat yang kini lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Beberapa kelompok tani bahkan sepakat untuk membuat peraturan desa larangan membakar sampah atau sisa panen di lahan terbuka. Mereka menyadari bahwa metode tradisional tersebut sangat berisiko tinggi memicu api yang sulit dikendalikan ketika tertiup angin kencang. Sebagai gantinya, warga mulai beralih menggunakan metode pengolahan lahan tanpa bakar yang lebih ramah lingkungan dan aman.

Kapolres menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan untuk menakuti, melainkan untuk mengedukasi dan melindungi. “Kami ingin masyarakat paham bahwa menjaga hutan berarti menjaga masa depan anak cucu kita sendiri,” tambahnya.

Oleh karena itu, setiap laporan dari warga mengenai adanya kepulan asap akan langsung ditindaklanjuti dengan cepat. Tim patroli akan segera meluncur ke lokasi untuk memadamkan api sebelum berkembang menjadi kebakaran besar yang merugikan.

Upaya preventif ini akan terus digencarkan hingga musim kemarau sungguh sungguh berakhir. Polres Mukomuko optimis dengan kerja keras dan kebersamaan seluruh elemen bangsa, bencana kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin. Mari kita jaga Mukomuko, tetap waspada dan selalu aman dari segala bentuk ancaman bencana alam yang dapat merugikan kita semua, demi masa depan yang lebih baik dan sehat untuk kita bersama.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.