KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan upacara untuk memperingati Hari Otonomi Daerah yang bersamaan dengan Hari Kartini, menjadikannya sebuah peristiwa yang penuh makna dan aspirasi. Dalam acara tersebut, Bupati Bengkulu Tengah, Dra. Rachmat Riyanto, S. T. , M. AP. , berperan sebagai inspektur upacara, menekankan bahwa kedua peringatan ini lebih dari sekadar seremoni, melainkan sebuah kesempatan penting untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Dalam pidatonya, Bupati Rachmat Riyanto menjelaskan bahwa otonomi daerah memberikan kebebasan serta tanggung jawab bagi pemerintah daerah untuk mengelola dan memaksimalkan potensi yang ada. Karena itu, peringatan ini seharusnya dilihat sebagai panggilan untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan merata bagi semua warga. Ia mengajak semua pihak di pemerintahan dan masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan performa, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta menciptakan inovasi baru agar Bengkulu Tengah dapat tumbuh dan bersaing dengan daerah lainnya.
Selaras dengan peringatan Hari Kartini, Bupati memberikan penghargaan tertinggi kepada seluruh perempuan di daerah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa perempuan telah berperan aktif dan memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek pembangunan, baik dalam keluarga, komunitas, maupun pemerintahan. Nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan ambisi yang ditunjukkan oleh Raden Ajeng Kartini di masa lalu diharapkan dapat dilanjutkan oleh perempuan masa kini, sehingga mereka dapat terus berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.
“Perempuan saat ini adalah individu yang mampu berkarya, mandiri, dan memiliki peran penting dalam setiap fase pembangunan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi perempuan agar semakin berdaya, terampil, dan mampu menduduki posisi-posisi strategis,” tegasnya.
Selain itu, pada kesempatan ini, ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara. Dia mengingatkan agar setiap pegawai negeri menggunakan media sosial dengan bijak dan hati-hati. Semua informasi yang diterima dan akan disebarkan harus diperiksa kebenarannya terlebih dahulu, agar terhindar dari berita palsu atau informasi yang menyesatkan. “Mari kita manfaatkan media sosial secara bertanggung jawab, menjadikannya platform untuk menyebarkan hal-hal bermanfaat, konstruktif, dan mendukung kemajuan daerah, bukan sebaliknya,” tambahnya.
Upacara yang dilaksanakan dengan khidmat dan lancar itu dihadiri oleh pimpinan daerah, kepala perangkat daerah, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan kelompok perempuan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat otonomi daerah dan upaya pemberdayaan perempuan berjalan bersamaan, menjadikannya sebagai dua pilar utama dalam menciptakan kemajuan yang adil dan menyeluruh.
Dengan menyatukan dua perayaan bersejarah ini dalam satu acara, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah ingin menyampaikan pesan yang jelas: kemajuan dan kesejahteraan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu, bergerak secara kolektif, dan memberikan kontribusi terbaik termasuk perempuan yang menjadi penggerak utama dalam perubahan dan kemajuan.









