KLIKINFOBERITA.COM,- Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Gerakan Remaja Sehat Kabupaten Kepahiang Tahun 2026 di SMP Negeri 1 Kepahiang, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 sekaligus upaya meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang tersebut dimulai pukul 07.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, dilanjutkan senam bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, serta sambutan dan pembukaan resmi oleh Wakil Bupati Kepahiang.
Gerakan Remaja Sehat difokuskan pada peningkatan pemahaman pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Melalui kegiatan ini, para remaja diharapkan tidak hanya memahami pola hidup sehat, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dalam sambutannya, Abdul Hafizh menegaskan bahwa remaja merupakan generasi penerus yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Kabupaten Kepahiang. Oleh karena itu, kesehatan generasi muda harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan.
“Remaja adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kabupaten Kepahiang. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi perhatian kita bersama. Kita ingin generasi muda tumbuh sehat, memiliki semangat belajar, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal,” ujarnya.
Menurut Abdul Hafizh, membangun generasi yang sehat tidak cukup hanya dengan mencegah dan mengobati penyakit. Upaya tersebut juga harus dimulai melalui pembiasaan perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.
Kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, serta mendapatkan waktu istirahat yang cukup, merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja.
“Pola hidup sehat harus ditanamkan sejak usia sekolah. Kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, berolahraga, dan memperhatikan asupan makanan, akan memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita,” tambahnya.
Selain kesehatan fisik, Abdul Hafizh juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja. Menurutnya, masa remaja merupakan fase pertumbuhan yang diwarnai berbagai perubahan emosional dan sosial sehingga membutuhkan dukungan dari keluarga, sekolah, serta lingkungan pergaulan.
Ia menilai, lingkungan yang aman dan mendukung sangat diperlukan agar remaja mampu menghadapi berbagai persoalan, mengembangkan kepercayaan diri, serta membangun hubungan sosial yang positif.
“Anak-anak kita perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berkembang, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Jangan sampai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental, diabaikan karena kurangnya pengetahuan atau rasa takut untuk bercerita,” tegasnya.
Abdul Hafizh juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam menyukseskan Gerakan Remaja Sehat.
Menurutnya, edukasi kesehatan tidak boleh berhenti pada penyampaian materi dalam sebuah kegiatan. Pengetahuan yang diperoleh para pelajar harus diikuti dengan pendampingan dan penerapan kebiasaan sehat secara berkelanjutan.
“Gerakan Remaja Sehat jangan berhenti pada kegiatan seremonial. Pesan-pesan yang disampaikan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelajar,” pungkas Abdul Hafizh.
Melalui Gerakan Remaja Sehat 2026, Pemerintah Kabupaten Kepahiang diharapkan dapat memperkuat edukasi kesehatan di kalangan pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan penyakit dan penerapan perilaku hidup sehat.
Momentum peringatan HKN ke-62 ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi harus mengedepankan upaya pencegahan dan pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini.
Dengan dukungan pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, Gerakan Remaja Sehat diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan generasi muda Kepahiang yang sehat secara fisik, mental, dan sosial, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(Ansori)








