KLIKINFOBERITA.COM, – Untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila, pemberian pakan perlu dilakukan secara rutin. Ikan air tawar yang populer ini tidak hanya memiliki rasa yang lezat dan kaya nutrisi, tetapi juga memiliki harga yang terjangkau, sehingga diminati oleh banyak orang.
Selain itu, budidaya ikan nila relatif mudah. Selain memiliki masa panen yang cepat, yaitu hanya dalam 4-6 bulan setelah masa pendederan, pemberian pakan juga tidak rumit. Bahkan, Anda dapat memberikan bahan pakan yang umum ditemui seperti singkong atau daun talas.
Jenis Pakan Ikan Nila :
1. Pakan Organik
Pakan organik adalah pakan yang terbuat dari bahan alami tanpa kandungan bahan kimia. Meskipun menggunakan pakan organik dapat menghemat biaya, ikan yang mengonsumsi pakan organik cenderung tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan ikan yang diberi pakan buatan.
Anda dapat membuat pakan organik sendiri dengan mencampurkan bahan-bahan yang kaya nutrisi bagi ikan nila. Berikut adalah beberapa bahan yang biasanya digunakan:
– Ampas kelapa: Cocok dicampurkan dengan nasi atau dedak sebagai sumber nutrisi tambahan. Anda dapat menaburkannya langsung ke dalam kolam.
– Dedak: Mengandung 18% protein, 66% karbohidrat, dan 7% lemak. Teksturnya halus, cocok untuk ikan nila kecil. Namun, dedak mengandung senyawa fitat yang dapat mengikat protein dan mineral, mengurangi penyerapan nutrisi oleh ikan.
– Kangkung: Kaya akan protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, lemak, vitamin A, vitamin C, dan fosfor. Namun, risiko terkontaminasi oleh telur lintah membuatnya kurang disarankan.
– Plankton dan fitoplankton: Kaya serat dan mengandung 21-37% protein, dapat merangsang pertumbuhan ikan. Anda dapat menumbuhkannya di kolam dengan menaburkan pupuk khusus.
– Sisa nasi: Harga terjangkau dan mengandung protein dan karbohidrat yang cukup untuk pertumbuhan ikan. Namun, risiko pertumbuhan bakteri yang berpotensi beracun bagi ikan perlu diperhatikan.
– Kutu air: Mengandung protein kompleks yang dapat meningkatkan bobot ikan. Konsumsi rutin akan membuat ikan lebih sehat dan gemuk.
2. Pakan Anorganik
Pakan anorganik adalah pakan yang diproduksi secara massal di pabrik, yang nutrisinya telah disesuaikan oleh ahli pakan untuk mendukung pertumbuhan ikan.
Pakan anorganik dianggap lebih efektif dalam mempercepat pertumbuhan ikan karena mengandung bahan-bahan tambahan dan nutrisi yang lebih lengkap daripada pakan buatan sendiri.
Pakan anorganik juga merupakan pilihan yang praktis bagi para peternak karena kemudahan penggunaannya. Salah satu jenis pakan anorganik yang populer adalah pelet.
Pelet sangat direkomendasikan untuk peternak ikan nila karena tersedia dalam berbagai ukuran dan variasi, sehingga tidak memerlukan proses pencampuran secara manual.
Biasanya, semakin lengkap kandungan nutrisi dalam pelet, semakin tinggi pula harganya. Namun, investasi dalam pelet yang kaya nutrisi akan menghasilkan pertumbuhan ikan yang lebih cepat dan sehat.
Ketika membeli pelet, pastikan untuk memeriksa kualitasnya. Pelet yang baik tidak akan hancur setelah ditebarkan ke dalam air selama 10 menit, dan dapat disimpan dengan baik selama 2 bulan jika kondisinya masih bagus.
Penebaran Pakan Ikan Nila :
Setelah mengetahui jenis-jenis pakan yang baik untuk ikan nila dan cara memilihnya, penting juga untuk memperhatikan cara pemberian makanan yang tepat.
Dalam sehari, ikan nila sebaiknya diberi makan sebanyak 3 kali, yaitu pada pagi, siang, dan sore. Jumlah pakan yang cukup untuk ikan nila adalah sekitar 3-4% dari bobot ikan.
Selain itu, disarankan untuk memberikan tambahan asupan probiotik, vitamin C, antijamur, dan antibakteri. Ini akan membantu meningkatkan vitalitas ikan dan memperkuat daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit.(red)









