Bengkulu Tengah Menerima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo, Berat Mencapai 900 Kg

oleh -36 Dilihat
oleh
sapi kurban berbobot hampir 900 kilogram untuk Bengkulu Tengah. Hewan kurban dari peternak lokal ini menjadi kebanggaan daerah menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.-Foto : Dedy/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kabupaten Bengkulu Tengah mendapatkan kehormatan dengan menerima bantuan seekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Yang membuat momen ini semakin spesial adalah sapi tersebut memiliki berat hampir 900 kilogram dan diambil dari peternak lokal di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, S. P. , M. T. , mengkonfirmasi hal ini saat diwawancarai. Ia menyatakan bahwa bantuan sapi kurban dari Presiden merupakan tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat. “Memang benar, setiap tahun kami selalu menerima alokasi sapo kurban dari Bapak Presiden. Tahun ini pun tidak berbeda, kami mendapatkan satu ekor yang berasal dari peternak asli Bengkulu Tengah,” ungkap Helmi dengan rasa bangga.

Ia melanjutkan dengan memberikan penjelasan bahwa sapi yang dipilih memiliki kualitas yang sangat baik dengan ukuran tubuh yang besar dan sehat. ” Kebetulan ada sapi dari peternak lokal yang beratnya hampir 900 kg. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan kemampuan peternak kita dalam merawat dan menggemukkan hewan ternak hingga mencapai bobot yang luar biasa,” tambahnya.

Mengenai pelaksanaan pemotongan, Helmi mengungkapkan bahwa potongan sapi dari Presiden direncanakan akan dilakukan di Desa Pekik Nyaring Blok II, Kecamatan Pondok Kelapa. Lokasi ini dipilih sebagai tempat kegiatan yang akan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah, bersamaan dengan kegiatan kurban.

Untuk menjamin kualitas dan kehalalan hewan kurban, pihaknya juga menerapkan pengawasan yang ketat secara rutin. “Bidang peternakan melakukan pemeriksaan setiap minggu. Sudah dilakukan cek kesehatan, pemberian vaksin, hingga pemantauan pola makan. Selama proses menjelang Idul Adha, kondisi sapi terus dipantau oleh tim dari Puskeswan yang datang ke lokasi peternak secara berkala,” ujarnya.

Helmi menambahkan bahwa seluruh proses seleksi dan pemeriksaan telah dilakukan sesuai dengan standar kesehatan hewan dan syariat Islam. Sapi dipastikan sehat, cukup umur, jantan, dan tidak ada cacat fisik, sehingga layak untuk dijadikan hewan kurban.

Diharapkan, bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu, agar bisa merasakan berkah dari ibadah kurban dan berbagi kebahagiaan pada hari raya penting umat Islam ini.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.