KLIKINFOBERITA.COM,- Walaupun Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau kembali ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional dalam Permenko Nomor 16 Tahun 2025, lanjutannya hingga kini masih belum jelas. Bahkan untuk tahun 2026, pelaksanaan seksi II dan III dipastikan tidak akan berlanjut.
Jalan tol sepanjang 95 kilometer ini melewati beberapa daerah, yaitu Kabupaten Kepahiang, Curup, dan Lubuklinggau di Sumatera Selatan. Saat ini, hanya bagian Bengkulu-Taba Penanjung yang sepanjang 16,7 kilometer di Kabupaten Bengkulu Tengah yang selesai dibangun.
Kepala Wilayah Sumbagsel PT Hutama Karya, Arief Yeri Krisnanto, menginformasikan bahwa tidak ada rencana untuk melanjutkan pembangunan. “Untuk tahun 2026, tidak ada lanjutan pembangunan tol Bengkulu,” ujarnya pada acara pertemuan media PT Hutama Karya di Bengkulu pada Sabtu (18/4/2026).
Arief juga menampik rumor mengenai perubahan rute ke Muara Enim, dan menegaskan bahwa jalur tetap mengikuti rute Trans Sumatera yang lama.
Di sisi lain, PT Hutama Karya mengelola total panjang 346 kilometer jalan tol di wilayah Sumbagsel, di mana 292 kilometer di antaranya sudah beroperasi sepenuhnya dan 54 kilometer dalam tahap fungsional. Empat ruas utama menjadi andalan untuk logistik dan mobilitas yaitu: Terbanggi Besar-Kayu Agung (189 km), Indralaya-Prabumulih (64 km), Indralaya-Palembang (22 km), dan Bengkulu-Taba Penanjung (17 km). Selain itu, ruas Palembang-Betung sepanjang 54 km juga memiliki fungsi terbatas.
Untuk memberikan layanan, Hutama Karya menyediakan 127 armada siap pakai, 995 petugas, 560 kamera CCTV yang beroperasi secara real-time, serta 29 papan informasi variabel. Terdapat juga 13 area istirahat permanen dan 2 area fungsional untuk kenyamanan pengguna jalan.









