BBM Nonsubsidi Terancam Naik, Serangan Fasilitas Minyak Saudi Aramco Guncang Pasokan Energi

oleh -76 Dilihat
oleh
Harga BBM nonsubsidi terancam naik akibat gejolak geopolitik Timur Tengah. Pemerintah dan Pertamina terus memantau pasokan energi untuk menjaga distribusi BBM tetap aman bagi masyarakat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia terancam mengalami kenaikan seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Gangguan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco di Riyadh, Arab Saudi, berpotensi memengaruhi rantai pasok minyak global dan mendorong kenaikan harga energi dunia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena perubahan harga minyak mentah global dapat berdampak terhadap harga BBM nonsubsidi di dalam negeri. Kenaikan harga BBM berpotensi meningkatkan biaya transportasi, distribusi barang, hingga pengeluaran rumah tangga.

Ekonom Universitas Jember (Unej) Ciplis Gema Qoriah mengatakan, pemerintah perlu mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi terhadap berbagai kelompok pengguna, mulai dari rumah tangga, perusahaan hingga pelaku usaha.

“Pemerintah harus memetakan pengguna BBM nonsubsidi, baik rumah tangga, perusahaan, maupun pelaku usaha. Ketika harga naik, masing-masing aktor harus melakukan penyesuaian dan meningkatkan efisiensi agar produktivitas serta daya beli tetap terjaga,” ujar Ciplis, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurutnya, pemerintah juga perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi apabila kenaikan harga terjadi secara signifikan. Kondisi itu dapat meningkatkan tekanan terhadap anggaran subsidi energi.

Ciplis menilai kelompok masyarakat kelas menengah menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian. Pasalnya, kelompok tersebut dinilai rentan menghadapi tekanan ekonomi karena tidak selalu mendapatkan akses terhadap program bantuan pemerintah.

Dalam jangka pendek, pemerintah pusat dan daerah dinilai perlu memperkuat koordinasi untuk menjaga akses masyarakat terhadap energi. Kebijakan yang tepat diperlukan agar tekanan harga energi tidak semakin menekan daya beli dan aktivitas ekonomi.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan distribusi BBM di dalam negeri tetap aman di tengah dinamika geopolitik global. Pertamina Patra Niaga menyatakan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.

Area Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan mengambil langkah mitigasi untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.

“Kami berkomitmen penuh menjaga kelancaran pendistribusian BBM kepada masyarakat hingga ke pelosok wilayah. Di tengah dinamika geopolitik global, kami mengambil langkah ekstra untuk memastikan keandalan pasokan,” kata Ahad.

Pertamina juga memantau kesiapan sarana, armada distribusi, serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi gangguan rantai pasok energi nasional.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.