Bantu Warga Bangkit Pascakebakaran, Gubernur Helmi Serahkan Motor dan Mesin Jahit

oleh -12 Dilihat
oleh

KLIKINFOBERITA.COM,– Musibah kebakaran yang menimpa sejumlah warga Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, tak dibiarkan berlalu tanpa perhatian. Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat menyalurkan bantuan produktif agar para korban tidak hanya terbantu secara mendesak, tetapi juga mampu kembali bekerja dan bangkit secara ekonomi.

Bantuan diserahkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Mian di Balai Raya Semarak, Senin (21/9). Penyerahan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus langkah pemberdayaan bagi warga yang terdampak musibah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan satu unit sepeda motor Honda Revo dari Bank Bengkulu kepada Taslim Handika. Selain itu, dua unit mesin jahit merek Typical dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu diserahkan kepada Juliani dan Ermawati. Bantuan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat bagi mustahik, yakni golongan yang berhak menerima zakat.

Helmi menegaskan, bantuan tidak berhenti pada meringankan beban korban. Lebih dari itu, bantuan diarahkan agar penerima dapat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Kita ingin bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan produktif. Dengan sepeda motor maupun mesin jahit ini, penerima dapat kembali bekerja, berusaha, dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Helmi Hasan.

Menurut Gubernur, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus diperkuat, terutama saat masyarakat menghadapi kesulitan akibat bencana. Pemprov Bengkulu, lanjutnya, akan terus mendorong program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk optimalisasi zakat untuk membantu mustahik agar semakin berdaya dan sejahtera.

Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh haru. Para penerima menyampaikan rasa syukur. Mereka berharap bantuan ini menjadi titik awal kebangkitan setelah kebakaran yang mereka alami.

Juliani, salah satu penerima mesin jahit, mengaku bantuan itu sangat berarti. Sebagai janda yang harus menghidupi dua anak, ia menggantungkan penghasilan dari usaha menjahit. Selama sembilan tahun, ia menerima orderan jahitan seragam sekolah.

“Saya menjahit sudah sembilan tahun. Sehari-hari saya menerima orderan jahitan seragam sekolah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa lebih maksimal,” ujar Juliani kepada Media Center.

Hadir dalam agenda tersebut Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Yulkamra, serta sejumlah pihak terkait. Diharapkan, kolaborasi lintas lembaga ini memperkuat upaya pemulihan ekonomi warga pascakebakaran.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.