Argentina Hentikan Semua Pertandingan di Menit ke-10 untuk Hormati Messi

oleh -60 Dilihat
oleh
Menit ke-10, seluruh Argentina berhenti. Tepuk tangan menggema untuk Leo Messi. Sang legenda pensiun, warisan abadi. Nomor 10 yang mengubah sejarah sepak bola dunia. Terima kasih, Kapten.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memutuskan langkah simbolis yang mengharukan: seluruh pertandingan sepak bola di negeri itu akan dihentikan tepat pada menit ke-10 babak pertama untuk menggelar tepuk tangan selama satu menit sebagai penghormatan kepada Lionel Messi, menyusul pengumuman pensiunnya dari tim nasional.

Pemain berusia 39 tahun yang kini membela Inter Miami itu secara resmi mengakhiri pengabdiannya selama lebih dari dua dekade bersama Albiceleste pada Senin (31/8/2026) melalui surat terbuka di akun Instagram pribadinya. Messi menyebut keputusan tersebut “menyakiti relung jiwaku”, namun ia mengaku telah menyadari bahwa waktunya telah tiba untuk menutup bab internasional setelah membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022, Copa America 2021, dan 2024.

Keputusan Messi sontak menyedihkan para penggemar Argentina dan komunitas sepak bola dunia. Ia meninggalkan warisan luar biasa: 207 penampilan dan 125 gol untuk timnas, sekaligus menjadi pemain dengan caps terbanyak dan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Argentina.

Dalam pernyataan resmi Kamis (3/9/2026) malam, AFA menegaskan bahwa penghentian pertandingan akan berlaku untuk “seluruh kategori” dan “semua disiplin” sepak bola di Argentina, mencakup laga pria dan wanita, futsal, hingga sepak bola pantai. Wasit akan menghentikan permainan tepat ketika jam pertandingan menunjukkan angka 10 pada babak pertama, lalu seluruh pemain, ofisial, dan suporter di stadion diwajibkan melakukan tepuk tangan serentak selama 60 detik.

Nomor 10 dipilih sebagai momen penghormatan karena itulah nomor punggung ikonik yang melekat pada Messi sepanjang kariernya, baik di klub maupun timnas. AFA juga menginstruksikan stadion yang dilengkapi layar besar untuk menayangkan video institusional khusus sebelum pertandingan dimulai sebagai bagian dari rangkaian tribute.

Sebenarnya, prosesi penghormatan ini telah dimulai sejak Rabu (2/9/2026) pada laga Piala Argentina antara Velez Sarsfield melawan Boca Juniors, di mana tepuk tangan satu menit juga digelar di menit ke-10. Langkah itu menjadi pembuka sebelum implementasi serentak di seluruh kompetisi pada matchday berikutnya.

Piala Dunia musim panas 2026 menjadi turnamen keenam dalam karier Messi, menjadikannya hanya pemain kedua setelah Cafu yang tampil di tiga final Piala Dunia pria. Warisan Messi tidak hanya berupa trofi, tetapi juga inspirasi bagi generasi baru pemain Argentina yang kini tumbuh dengan menyaksikan langsung bagaimana seorang Rosario boy mengubah sejarah sepak bola negaranya.

Dalam pernyataannya, Messi menekankan bahwa keputusan pensiun bukan berarti ia meninggalkan sepak bola Argentina sepenuhnya. Ia tetap akan mendukung timnas dari tribun dan berharap generasi muda dapat melanjutkan estafet kejayaan yang telah ia bangun sejak debut pada 2005.

AFA melalui presiden Claudio “Chiqui” Tapia menyampaikan ucapan terima kasih mendalam: “Terima kasih telah menjadi kapten kami, Leo. Kamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah Argentina.”

Langkah AFA menghentikan pertandingan di menit ke-10 bukan sekadar formalitas, melainkan simbol abadi bahwa kontribusi Messi terhadap sepak bola Argentina melampaui angka dan trofi. Ia telah menjadi ikon yang menyatukan bangsa, dan penghormatan ini menjadi cara negeri itu mengucapkan selamat tinggal kepada sang legenda dengan cara yang paling Argentina: penuh gairah, simbolis, dan tak terlupakan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.