Akses Masih Ditutup, Pembangunan Jembatan Desa Jambu Ditarget Rampung Dua Pekan Lagi

oleh -578 Dilihat
oleh
Pekerja menyelesaikan lantai Jembatan Desa Jambu, Bengkulu Tengah. Proyek sepanjang 16,2 meter ini ditargetkan rampung dua pekan lagi untuk memulihkan akses warga antar desa.-poto : Istimewa/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Proses rehabilitasi Jembatan Desa Jambu di Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, kini memasuki tahap akhir. Dengan panjang 16,2 meter dan lebar 3,2 meter, jembatan penghubung antar desa ini ditargetkan rampung dalam dua minggu ke depan, tepatnya sebelum akhir September 2025.

Pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan oleh CV Kinan Jaya Mandiri ini terus dikebut demi mengejar tenggat waktu yang telah ditetapkan. Menurut keterangan kontraktor pelaksana, Fiktor, saat ini pengerjaan fokus pada penyelesaian lantai jembatan, yang menjadi bagian krusial sebelum struktur bisa dibuka untuk umum.

Meski arus lalu lintas di lokasi proyek masih ditutup total demi alasan keselamatan, warga tetap bisa beraktivitas menggunakan jalur alternatif di desa masing-masing. Hal ini disepakati setelah adanya koordinasi intens antara pihak pelaksana proyek dengan para kepala desa sekitar.

“Memang tidak ada jalan alternatif utama, tetapi setiap desa memiliki akses jalan sendiri. Misalnya, warga Desa Jambu bisa melalui jalur Taba Penanjung, sedangkan warga Penambahan bisa lewat Desa Lubuk Sini,” jelas Fiktor.

Fiktor menegaskan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan berharap hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam memperlancar mobilitas dan kegiatan ekonomi warga.

“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan. Semoga jembatan ini bisa segera digunakan dan menjadi solusi atas kesulitan akses selama ini,” tambahnya.

Jembatan Desa Jambu diketahui merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan beberapa wilayah di Kecamatan Merigi Kelindang. Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan distribusi barang dan mobilitas warga dapat kembali normal dan bahkan meningkat.

 

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.