Agus Delianto: Santri Harus Cinta Al-Qur’an, Berakhlak Mulia, dan Siap Membangun Indonesia Emas

oleh -70 Dilihat
oleh
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Islam Terpadu Asy-Syakur Bengkulu, Dr. H. Agus Delianto, M.Pd., mengajak santri memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun akhlak mulia, dan berprestasi demi Indonesia Emas.-Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Islam Terpadu Asy-Syakur Bengkulu, Dr. H. Agus Delianto, M.Pd., mengajak seluruh santri, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an serta pembentukan karakter generasi muda dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Agus menegaskan pentingnya peran pesantren dalam mendidik generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga berilmu, mandiri, berprestasi, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Menurutnya, santri merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

“Santri harus tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, berwawasan luas, mandiri, dan berprestasi. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menghadapi tantangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Agus.

Ia menyampaikan, Hari Santri Nasional bukan sekadar momentum peringatan tahunan, melainkan kesempatan untuk kembali meneguhkan komitmen dalam membina generasi muda yang memiliki landasan keimanan, karakter yang baik, serta semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Agus menilai, pendidikan pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk kepribadian santri sejak dini. Pembinaan tersebut menjadi bekal penting agar para santri tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menghormati sesama, serta mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam menentukan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya, termasuk melalui pendidikan pesantren yang menekankan pembelajaran Al-Qur’an dan pembentukan akhlak.

“Kami mengajak para orang tua untuk bersama-sama mendidik dan membimbing putra-putrinya agar menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, berakhlakul karimah, memiliki wawasan luas, serta menjadi kebanggaan keluarga, agama, dan bangsa. Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebaikan,” ungkapnya.

Agus berharap, melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan daya saing. Dengan demikian, mereka tidak hanya mampu menjaga nilai-nilai agama, tetapi juga mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan masa depan.

Ia menegaskan, cita-cita Indonesia Emas membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki landasan moral yang kuat. Karena itu, sinergi antara pesantren, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

“Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026 ini, mari kita perkuat komitmen untuk membina generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Semoga para santri menjadi generasi yang membawa manfaat, menjaga persatuan, serta ikut mewujudkan Indonesia Emas,” tutup Agus.

Pondok Pesantren Al-Qur’an Islam Terpadu Asy-Syakur Bengkulu berkomitmen untuk terus menunaikan amanah pendidikan, membina generasi berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mendorong lahirnya santri yang berkarakter dan berprestasi.

Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.