KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus menggenjot semangat pembangunan daerah melalui pendekatan “membangun dari bawah”. Komitmen ini ditegaskan Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., dalam sejumlah agenda strategis sepanjang tahun 2026.
Di ruang kerja bupati, keduanya terlihat akrab berbincang sambil membahas berbagai program prioritas. Suasana cair sesekali diwarnai canda, namun tetap fokus pada langkah konkret mewujudkan Bengkulu Tengah yang bergerak, berdampak, dan berbinar.
Tema “Bergerak, Berdampak, dan Berbinar” yang diusung pada peringatan HUT ke-18 Bengkulu Tengah bukan sekadar slogan. Menurut Bupati Rachmat Riyanto, tema ini mencerminkan semangat pembangunan yang telah membuahkan hasil nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, strategi kita adalah membangun dari bawah, mulai dari desa, hingga dampaknya bisa dirasakan secara luas,” ujar Rachmat Riyanto dalam salah satu kesempatan.
Salah satu wujud nyata dari strategi ini adalah perbaikan infrastruktur jalan. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bahkan menyebutkan bahwa sekitar 90 persen ruas jalan provinsi di Bengkulu Tengah kini dalam kondisi mulus. Bupati Rachmat mengapresiasi capaian ini dan menyebut perbaikan jalan sepanjang sekitar 50 kilometer telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemkab Bengkulu Tengah juga terus melakukan efisiensi anggaran melalui penerapan sistem kerja Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini terbukti menekan belanja rutin, seperti biaya listrik, yang turun signifikan dari Rp226 juta pada awal 2025 menjadi Rp80 juta pada awal 2026.
“Memang sejak Januari 2026 kita telah menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan WFA. Berdasarkan hasil evaluasi, ternyata terjadi penurunan signifikan terhadap belanja-belanja rutin,” kata Bupati Rachmat Riyanto.
Selain itu, Pemkab Bengkulu Tengah juga melakukan rotasi dan promosi terhadap 66 pejabat pada Februari 2025. Langkah ini diharapkan mendorong birokrasi yang lebih responsif dan melayani.
Untuk memperkuat penyebaran informasi pembangunan, Bupati Rachmat Riyanto juga menerima audiensi dari berbagai pihak, termasuk media dan lembaga strategis seperti KKI WARSI dan BPMP. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pelayanan publik, konservasi, serta peningkatan kualitas pendidikan di Bengkulu Tengah.
Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., yang turut hadir dalam berbagai agenda tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat. “Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran dan bermanfaat bagi rakyat,” tuturnya.
Di bidang tata ruang, Pemkab Bengkulu Tengah mendapat bantuan dari Kementerian ATR/BPN untuk penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di dua kecamatan, termasuk Karang Tinggi yang direncanakan menjadi pusat perkantoran. Bupati Rachmat Riyanto menandatangani pakta integritas percepatan RDTR di Jakarta pada akhir September 2026.
“Ini langkah penting agar penataan ruang kita lebih terencana dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Rachmat.
Dengan berbagai program strategis ini, Bengkulu Tengah optimis terus bergerak maju, memberikan dampak nyata, dan berbinar sebagai daerah yang maju dan sejahtera.







