Mengenal Sosok Pembawa Baki HUT RI ke-81 di Bengkulu Tengah

oleh -34 Dilihat
oleh
Azza Bila Dwi Syren Syta, pembawa baki HUT RI ke-81 Kabupaten Bengkulu Tengah, berwibawa dan tenang wajah generasi muda yang mengemban amanah dan semangat kebangsaan.-Foto : Dedy/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Bengkulu Tengah, yang digelar Senin (17/8/2016), menampilkan momen khidmat ketika seorang pelajar dari SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah dipercaya memegang baki penaikan bendera. Remaja itu adalah Azza Bila Dwi Syren Syta, anak bungsu pasangan Miji Efendi dan Nilya Murti, warga Desa Datar Lebar, Kecamatan Taba Penanjung.

Azza, 16 tahun, menjadi sorotan karena ketenangan dan sikap disiplin saat menjalankan tugasnya dalam upacara bendera yang dihadiri ratusan warga, pejabat daerah, serta anggota TNI dan Polri. Ia dipilih mewakili sekolah pada prosesi pembawa baki sebagai penghargaan atas prestasi dan kedisiplinannya di lingkungan pendidikan setempat.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Tengah, Tandri Donin, memberi apresiasi terhadap keterlibatan pelajar dalam upacara kenegaraan. “Pelibatan pelajar seperti Azza bukan sekadar simbol; ini pendidikan karakter yang nyata. Generasi muda adalah penerus yang harus kita bentuk melalui keteladanan dan kesempatan berperan dalam kegiatan kebangsaan,” ujar Tandri.

Panitia upacara berharap peran pelajar seperti Azza dapat menginspirasi generasi muda agar lebih peduli terhadap nilai kebangsaan dan disiplin. Keterlibatan pelajar dalam momen kenegaraan dianggap penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus membina karakter kepemimpinan sejak dini.

Suasana upacara HUT RI ke-81 di Bengkulu Tengah berlangsung khidmat dan tertib. Selain prosesi penaikan dan penurunan bendera, rangkaian acara juga diisi sambutan pejabat daerah serta tampilnya pasukan upacara dari unsur pendidikan dan aparat keamanan. Kehadiran Azza sebagai pembawa baki mendapat perhatian positif dari masyarakat yang menyaksikan, menunjukkan bahwa peran generasi muda tetap menjadi titik tumpu dalam melestarikan tradisi kenegaraan.

Momen ini diharapkan memotivasi lebih banyak sekolah untuk menyiapkan peserta yang tak hanya berprestasi akademik tetapi juga berdisiplin dan berwibawa dalam tugas kenegaraan, sebagai bagian pembinaan karakter bangsa.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.