Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumur: Akses Pendidikan dan Kesehatan Membaik bagi 6,5 Juta Warga

oleh -11 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo menandatangani peresmian program TNI‑Polri: ribuan jembatan dan 3.000 sumur siap membuka akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi jutaan warga di pelosok negeri.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM- Presiden Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026), meresmikan 3.395 jembatan hasil kerja sama TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI AD, proyek besar yang diproyeksikan meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi sekitar 6,5 juta warga di berbagai daerah.

Peresmian dilakukan secara hybrid dari Istana Merdeka. Presiden ditemani Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengikuti dari Kabupaten Bekasi, sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti dari Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut data TNI AD, lembaga itu menangani 3.008 titik pembangunan jembatan: 2.500 telah selesai dan 508 masih berjalan, termasuk 798 lokasi di wilayah terdampak bencana. Pembangunan jembatan tersebut membuka akses bagi 9.008 sekolah, menghubungkan 7.807 desa, serta mempermudah rute menuju 4.502 fasilitas kesehatan dan 4.618 fasilitas ekonomi. Total manfaat langsung diperkirakan dirasakan oleh 4,5 juta jiwa.

Polri melaporkan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda. Sebanyak 874 jembatan telah rampung dengan panjang total 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberi manfaat bagi sekitar 2 juta warga.

Presiden Prabowo menyatakan proyek ini merupakan bukti konkret pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat. “TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat,” kata Prabowo. Ia menekankan bahwa pengabdian angkatan bersenjata dan kepolisian harus melampaui tugas keamanan: hadir langsung dalam pembangunan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dampak jangka panjang proyek ini diprediksi meliputi peningkatan angka partisipasi sekolah di daerah terpencil, penurunan waktu tempuh layanan kesehatan darurat, dan penguatan kegiatan ekonomi lokal melalui konektivitas transportasi. Sumber air bersih yang dibangun TNI AD juga diharapkan menurunkan angka penyakit terkait sanitasi dan meningkatkan produktivitas warga.

Walau demikian, sejumlah titik masih dalam proses konstruksi dan memerlukan pemeliharaan berkelanjutan. Pemerintah bersama TNI-Polri berjanji melakukan monitor dan pemeliharaan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan manfaat proyek berlangsung lama.

Dengan skala dan cakupan yang luas, program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi alat negara yang berfokus pada pelayanan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tertinggal.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.