KLIKINFOBERITA.COM,- Seleksi awal pemilihan Duta Baca pelajar tingkat SMP/MTS Kota Bengkulu 2026 berlangsung ketat di Hotel Adeeva, Rabu (6 Agustus 2026). Sebanyak 25 pasang peserta diuji untuk menentukan 10 pasang finalis yang akan melaju ke babak final.
Acara dibuka resmi oleh Bunda Literasi Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peran Duta Baca krusial untuk menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar. “Duta Baca bukan sekadar gelar; mereka adalah agen perubahan yang harus menginspirasi teman sebaya agar rajin membaca dan kritis berpikir,” kata Ny. Dian Fitriani Wahyudi.
Seleksi hari ini meliputi presentasi program kerja promosi literasi, uji kemampuan berbicara di depan umum, sesi tanya jawab, serta penilaian sikap dan penampilan. Komponen penilaian dirancang untuk menilai kecakapan peserta menjadi duta yang aktif di sekolah dan komunitas.
Ariani Ningrum, Kepala Bidang Humas, Media, dan Teknologi Informasi (HMTI) mewakili Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, menyatakan dukungan dinas terhadap kegiatan ini. “Kegiatan Duta Baca sangat selaras dengan program kami untuk meningkatkan literasi digital dan informasi yang sehat. Kami akan mendukung finalis dengan fasilitas publikasi dan pelatihan media agar pesan literasi tersebar luas,” ujar Ariani Ningrum.
Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Dinas Kominfo, Wiwik Rahayu, menekankan integrasi literasi dengan transformasi digital pemerintahan. “Generasi muda harus paham literasi digital agar dapat memanfaatkan layanan e-government dengan bijak. Duta Baca dapat membantu menyebarkan informasi akurat dan meningkatkan keterampilan literasi media di sekolah,” kata Wiwik Rahayu.
Ketua panitia seleksi, menjelaskan bahwa 10 pasang finalis akan diumumkan pada pengumuman resmi yang rencananya dilakukan pada Jumat (tanggal pengumuman). “Finalis akan mendapatkan pembekalan, workshop kepemimpinan, dan pelatihan media sebelum grand final,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan lanjutan mencakup kunjungan promosi membaca ke sekolah mitra, lomba kampanye literasi, dan kegiatan publikasi melalui kanal daring milik Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo.







