Rekor Dunia Pecah: 20.000 Penari Hiasi 3,6 Km Pantai Panjang Bengkulu

oleh -52 Dilihat
oleh
Gelombang 20.000 penari merah putih mengalun di Pantai Panjang, sapu tangan Batik Besurek berkibar, memecah rekor 3,6 km pesta budaya yang menggema hingga dunia.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pantai Panjang berubah menjadi gelombang manusia merah putih pada Sabtu pagi (25/7) ketika 20.000 penari dari berbagai elemen masyarakat memecahkan rekor dunia untuk parade tari terpanjang sepanjang 3,6 kilometer. Aksi kolosal bertajuk “Bengkulu Menari” menjadi puncak Festival Pantai Panjang 2026 dan menarik ribuan penonton di sepanjang garis pantai.

Parade dimulai dari kawasan Pasir Putih dan mengular hingga Jembatan Merah Putih dekat Bencoolen Mall. Peserta berasal dari jajaran Pemerintah Kota, pelajar SD dan SMP se-Kota Bengkulu, komunitas seni, serta masyarakat umum. Semua mengenakan busana merah putih lengkap dengan sapu tangan bermotif Batik Besurek ikon budaya lokal yang melambai serempak mengikuti irama.

Formasi tari menggabungkan gerak tradisional dan kreasi kontemporer, menampilkan pola-pola melingkar, barisan terputus-putus yang saling melengkapi, dan langkah-serempak yang menekankan kekompakan massa. Atraksi itu berlangsung diiringi alunan musik tradisional dan suara deburan ombak, menciptakan paduan visual dan auditori yang memukau penonton serta media yang meliput.

“Pagi ini kita berhasil melaksanakan kegiatan dengan lancar dan, insya Allah, memecahkan rekor dunia,” kata Pj Sekda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, di atas panggung utama. Ia memberi penghargaan khusus kepada pelajar yang menjadi tulang punggung acara dan menyebut pencapaian ini sebagai realisasi visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk mengangkat kebudayaan lokal ke kancah internasional.

Penyelenggara menuturkan bahwa tujuan acara bukan sekadar rekor, melainkan juga pelestarian tari lokal dan pemberdayaan ekonomi. Puluhan stan UMKM memenuhi area festival, menawarkan kuliner dan produk khas Bengkulu. Kehadiran pelaku usaha lokal mendapat sorotan, ketika panitia dan pejabat mendorong peserta untuk membeli produk setempat.

Selama acara, suasana bergembira terdengar canda dan tepuk tangan saat panitia memberi arahan, dan tawa ketika pejabat menyelipkan jenaka di sela sambutan. Di akhir kegiatan, Medy meminta maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

Festival Pantai Panjang 2026 lewat “Bengkulu Menari” menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah, pendidikan, dan masyarakat mampu menghasilkan pagelaran tari massal yang tidak hanya spektakuler, tetapi juga bernilai kultural dan ekonomi, serta menarik perhatian di tingkat nasional dan internasional.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.