KLIKINFOBERITA.COM,– Panggung industri otomotif Indonesia akan segera memanas. GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bersiap mencatat sejarah sebagai pameran paling megah dengan lebih dari 65 merek peserta, sementara di sisi lain, pemerintah menggebrak dengan komitmen meluncurkan motor listrik nasional. Dua peristiwa ini menunjukkan bahwa industri otomotif tanah air sedang berada di persimpangan antara tradisi dan inovasi.
GIIAS 2026 yang akan digelar pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang, menjadi barometer kebangkitan industri. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan domestik Januari-Mei 2026 mencapai 436.564 unit, tumbuh 15,8% dibanding tahun lalu . Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyatakan optimisme ini didorong oleh performa ekspor yang terjaga, dengan ekspor komponen otomotif bahkan melonjak 112,9% secara tahunan.
Namun, dominasi kendaraan bermesin pembakaran dalam (ICE) masih menjadi tantangan besar. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengakui transisi ke kendaraan listrik (EV) tidak bisa instan karena struktur industri manufaktur nasional masih didominasi oleh produksi kendaraan konvensional . Meski penjualan mobil listrik di Indonesia melonjak dari hanya 687 unit pada 2021 menjadi 103.931 unit pada 2025, pangsa pasarnya baru mencapai 12,93%.
Menariknya, pameran otomotif tahun ini menampilkan 10 merek baru yang sebagian besar merupakan pemain EV, termasuk Aletra, BYD, dan VinFast yang kini mulai merambah segmen roda dua . Namun, studi ID COMM mengungkapkan bahwa adopsi EV masih didominasi kelompok early adopter dan bukan merupakan ekspansi pasar baru, melainkan kanibalisasi dari pasar mobil ICE.
Presiden Prabowo Subianto memberikan angin segar dengan berencana meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa minggu ke depan. “Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia,” ujarnya optimis . Ini sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transformasi ekosistem EV dengan target ambisius satu juta unit kendaraan listrik pada 2035.
Meski pemerintah menyusun roadmap EV yang lebih matang, jalan menuju elektrifikasi masih panjang. Produsen seperti KIA menghadirkan New Seltos berbasis platform terbaru untuk segmen ICE, sementara Daihatsu tetap mendominasi segmen kendaraan murah dengan pangs pasar 17,1% . GIIAS 2026 akan menjadi ajang penting untuk melihat apakah industri benar-benar siap bertransformasi, atau masih akan berada dalam fase wait and see .






