Festival Tabut Bengkulu: Warisan Budaya yang Siap Mendunia

oleh -168 Dilihat
oleh
Kepala Bakamla ikut meriahkan Festival Tabut Bengkulu 2026; ratusan ribu warga tumpah ruah sambut budaya lokal siap go internasional.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Kepala Bakamla RI Apresiasi Kemeriahan Festival Tabut 2026, Targetkan Go Internasional,Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Tabut Bengkulu yang berlangsung meriah pada Rabu malam (25/6/26). Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa takjub melihat antusiasme luar biasa dari ratusan ribu masyarakat yang memadati sepanjang rute festival.

Berdasarkan laporan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, perhelatan budaya tahun ini dihadiri oleh sedikitnya 250.000 orang. Namun, putra daerah yang besar di Bengkulu ini meyakini jumlah tersebut jauh lebih besar. Dengan logat khas Bengkulu yang kental, ia sempat melemparkan candaan kepada Kepala Dinas Pariwisata, “Tampaknya lebih dari itu, Pak. Di jalan penuh orang, tidak putus-putus. Ai, banyak nian (sekali). Jangan dikurang-kurangi, Pak Kadis!”

Sebagai anak asli Bengkulu yang kini mengemban amanat nasional, Irvansyah menuturkan bagaimana Festival Tabut membangkitkan memori masa kecilnya. Ia mengenang pengalaman membuat telong-telong (miniatur tabut) dan ikut memukul alat musik tradisional Dol bersama warga sekitar. Menurutnya, getaran budaya Tabut bukan sekadar atraksi tahunan, melainkan identitas yang harus dirasakan dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Bengkulu.

Lebih lanjut, Kepala Bakamla menyatakan optimisme besar bahwa Festival Tabut memiliki potensi untuk naik kelas menjadi ajang internasional. Ia mendukung penuh target Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mengangkat pamor festival ini ke panggung dunia. Namun, ia menegaskan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi: dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Bengkulu tanpa terkecuali.

“Syaratnya cuma satu, masyarakat Bengkulu semuanya kakak, adik, bapak, emak, pacik, paman, Pak Dang, segalonyo dukung. Jangan banyak mengeluh, jangan banyak mencela. Berbuat sesuatu yang baik. Minimal kalau ada turis, kasihlah senyum. Bantu kalau ada kesulitan. Itu sajalah cukup,” ujarnya dengan penuh semangat kebersamaan.

Sebagai langkah konkret memperkenalkan budaya lokal ke panggung yang lebih luas, Irvansyah mengungkapkan rencananya untuk membawa dan mementaskan kesenian musik Dol di Jakarta pada panggung berskala besar. Ia berharap langkah ini dapat menjadi pintu masuk bagi Festival Tabut untuk dikenal secara nasional hingga internasional.

Di akhir sambutannya, Kepala Bakamla mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersinergi dan mendukung 100 persen program pembangunan ekonomi serta infrastruktur yang dijalankan pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa kemajuan daerah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Saya mengajak semuanya untuk mendukung seluruh program pemerintah. Dukunglah, karena kalau tidak dukung, rugi sendiri. Kalau pembangunan macet, siapa yang rugi? Bukan Bapak Gubernur, kita juga. Jalan rusak, siapa yang rugi? Kita juga. Makanya dukung, tidak ada pilihan lain,” pungkasnya tegas.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat yang solid, Festival Tabut Bengkulu diyakini mampu melesat menjadi ikon budaya dunia yang membanggakan Indonesia.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.