Dedy Wahyudi Resmikan Ayahanda Bujang Gadis dan Berjanji Tingkatkan Anggaran 2027

oleh -12 Dilihat
oleh
36 finalis Bujang Gadis Kota Bengkulu tampil di Pendopo Merah Putih saat malam penganugerahan. Wali Kota Dedy Wahyudi dan rombongan membuka acara dengan pemukulan dol bersama.-Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Malam penghargaan Pemilihan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026 dibuka dengan meriah di Pendopo Merah Putih, gedung kebanggaan warga setempat, pada Jumat malam. Acara dimulai dengan pemukulan alat musik tradisional dol bersama oleh Wali Kota Dedy Wahyudi, Ketua TP PKK Ny. Dian Fitriani, Pj Sekda Medy Pebriansyah, Wakil Ketua II DPRD Riduan, serta beberapa kepala OPD.

Acara ini diinisiasi oleh Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Ikatan Bujang Gadis Bengkulu, menampilkan 36 finalis yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Bengkulu. Para finalis menunjukkan keterampilan seni, pengetahuan tentang budaya, serta kemampuan komunikasi di depan dewan juri dan para penonton.

Wali Kota Dedy Wahyudi, yang bersama Ketua TP PKK dianugerahi gelar Ayahanda dan Ibunda Bujang Gadis, menekankan pentingnya perlombaan ini untuk meningkatkan kapasitas kaum muda. “Mereka berpartisipasi dalam acara ini bukan hanya untuk lomba, tetapi sebagai peluang untuk mengembangkan wawasan, kemampuan berbicara, dan sikap nasionalisme yang dinilai oleh dewan juri,” jelas Dedy dalam sambutannya.

Dedy melanjutkan bahwa finalis yang terpilih akan menjadi duta daerah untuk mengenalkan potensi wisata Kota Bengkulu. Saat ini, pemerintah kota tengah memperbaiki infrastruktur dan keindahan kota, termasuk penataan Belungguk Point yang terinspirasi dari Malioboro dan Braga, pengembangan Bengkulu Heritage di Kampung Cina, serta revitalisasi area pantai dan danau di pusat kota.

“Bengkulu sedang dalam proses perbaikan dan penataan. Untuk memperkenalkan Bengkulu, diperlukan duta—generasi muda yang dapat menyampaikan informasi melalui media sosial maupun metode tradisional,” ungkap Dedy.

Menanggapi penobatan simbolis ini, Dedy menginstruksikan untuk meningkatkan alokasi anggaran pada event tahun depan. “Insya Allah, pada 2027 kita akan menjamin anggaran yang lebih baik agar acara bisa lebih mengesankan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Nina Nurdin mengatakan bahwa proses penilaian masih berlangsung dan akan memilih 36 finalis menjadi tujuh besar, kemudian tiga besar, hingga pemenang utama Bujang dan Gadis Bengkulu. “Kami berharap acara ini dapat melahirkan generasi muda yang aktif dalam mempromosikan pariwisata dan menjaga keberlanjutan tempat-tempat wisata di kota ini,” tuturnya.

Panitia mencatat ada sekitar 150 pendaftar awal; seleksi selama tiga bulan menghasilkan 36 grand finalis yang bersaing untuk mewakili Kota Bengkulu di tingkat yang lebih luas.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.