Manis Gurih yang Menggoda! Roti Jala Pandan dengan Kuah Kinca, Hidangan Tradisional yang Makin Populer di Kalangan Makanan Modern

oleh -12 Dilihat
oleh
Nikmati sensasi roti jala pandan hijau segar, lembut gurih, disiram kuah kinca manis legit! Hidangan tradisional modern yang Instagramable dan bikin nagih. Coba yuk!.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Dunia kuliner Indonesia kembali menghadirkan kreasi menarik dengan menggabungkan tampilan yang modern dan rasa klasik. Salah satu menu yang tengah populer dan berhasil menarik perhatian para pencinta makanan adalah Roti Jala Pandan dengan Kuah Kinca.

Hidangan ini adalah perkembangan dari roti jala tradisional yang biasanya disajikan dengan kari atau gulai. Kini, sentuhan warna hijau alami dari ekstrak daun pandan, ditambah dengan kuah kinca yang manis dan legit, berhasil menciptakan kombinasi rasa yang berbeda: gurih, manis, dan harum.

Kombinasi Tekstur dan Rasa yang Seimbang

Roti jala pandan terbuat dari campuran tepung terigu, santan, telur, dan sari pandan yang menghasilkan warna hijau segar serta aroma yang khas. Campuran ini dicetak dengan menggunakan alat khusus yang berlubang hingga membentuk jala yang menarik.

Keunikan utama terletak pada kuah kinca, yang merupakan saus manis khas Betawi dan Melayu biasa dinikmati dengan ketan serundeng atau bubur sumsum. Kuah ini terdiri dari gula merah, gula pasir, santan kental, dan sedikit daun pandan. Hasilnya adalah saus kental berwarna coklat keemasan dengan rasa manis gurih yang kaya.

“Saya biasanya melihat orang menyantap roti jala dengan kari ayam atau daging. Namun kali ini saya mencoba menyajikannya dengan kuah kinca dan pandan. Ternyata banyak yang menyukainya, terutama dari kalangan anak muda. Roti yang lembut dan kuah yang creamy, ditambah dengan aroma pandan, adalah kombinasi yang sangat menggugah selera,” ujar Siska Aulia (29), pemilik gerai Kinca Pandan di Simpang Limun, Medan.

Penyajian yang Instagramable

Selain rasa, cara penyajiannya juga menjadi daya tarik tersendiri. Roti jala berwarna hijau cerah dilipat rapi atau digulung di atas piring, kemudian disiram kuah kinca dan ditambah potongan kelapa muda atau biji selasih. Banyak pedagang modern menyajikannya menggunakan wadah bambu, piring beralas daun pisang, atau gelas tinggi agar lebih menarik secara visual.

“Saya bahkan rela mengantri selama 20 menit hanya untuk membeli ini. Fotonya sangat cantik, terutama warna hijaunya yang alami. Rasanya manis pas, tidak enek karena kuah kincanya tidak terlalu kental,” ungkap Dinda (24), seorang food vlogger dari Medan.

Mudah untuk Dihasilkan di Rumah

Bagi yang ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, roti jala pandan kuah kinca cukup mudah untuk dibuat. Alat utama yang dibutuhkan hanya cetakan roti jala atau bisa juga memakai botol plastik bekas yang sudah dilubangi.

Berikut adalah resep singkatnya:

· Bahan Roti Jala: 250 gr tepung terigu, 2 butir telur, 400 ml santan encer, 1 sdm minyak goreng, 50 ml jus pandan asli, sejumput garam.
· Bahan Kuah Kinca: 150 gr gula merah, 2 sdm gula pasir, 200 ml santan kental, 2 lembar daun pandan, sejumput garam.

Campurkan semua bahan roti hingga merata, masak di wajan anti lengket seperti membuat dadar tipis, lalu lipat. Rebus gula merah, daun pandan, dan air hingga larut, saring, lalu tambahkan santan dan masak hingga mendidih. Siramkan di atas roti jala yang sudah dilipat.

Tidak Hanya Camilan, Kini Jadi Kesempatan Bisnis
Popularitas roti jala pandan dengan kuah kinca juga menciptakan kesempatan bisnis rumahan dengan investasi yang tidak terlalu besar. Di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan, usaha kecil hingga food truck yang menawarkan menu ini semakin berkembang.

“Bahan-bahannya terjangkau dan mudah ditemukan. Saya mulai menerima pesanan secara online dari rumah, dan kini saya membuka usaha kecil. Pendapatan harian bisa mencapai Rp500 ribu,” kata Rahmat (31), seorang pelaku UMKM di Jakarta Timur.

Dengan sentuhan modern namun tetap mempertahankan tradisi, roti jala pandan dengan kuah kinca berhasil menarik perhatian generasi milenial dan Gen Z. Cobalah, dan jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan manis dan gurih ini!

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.