67 Lansia Diwisuda, Wabup Seluma: Tetap Sehat, Mandiri, dan Produktif

oleh -50 Dilihat
oleh
Tepuk tangan meriah mengiringi prosesi wisuda 67 lansia. Piagam bukan sekadar kertas, melainkan simbol harga diri, pengetahuan baru, dan komitmen hidup sehat, aktif, serta terus berkontribusi pada masyarakat.-Foto: Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula BKD Kabupaten Seluma, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 67 orang lanjut usia (lansia) dari Sekolah Ceria Bengkulu Pasar Seluma dan Sekolah Lansia Bahagia Bengkulu Rhaudatul Muhajirin resmi menyandang status wisudawan setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran di program Sekolah Lansia.

Acara wisuda ini menjadi momen istimewa karena dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, bersama Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Kemendukbangga/BKKBN RI, Prof. Dr. Nopian Andusti, S.E., M.T. Turut hadir pula jajaran BKKBN Provinsi Bengkulu, pejabat Pemerintah Kabupaten Seluma, kepala OPD terkait, serta para pengelola dan pendamping Sekolah Lansia.

Dalam sambutannya, Wabup Gustianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini. Menurutnya, Sekolah Lansia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui pembelajaran, pembinaan, dan pemberdayaan berkelanjutan.

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para lansia tetap sehat, bahagia, mandiri, dan menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Gustianto dengan penuh semangat.

Sementara itu, Deputi Bidang KSPK Kemendukbangga/BKKBN RI, Prof. Nopian Andusti, menegaskan bahwa Sekolah Lansia dirancang sebagai wadah pembelajaran komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia. Program ini bertujuan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif di tengah keluarga maupun masyarakat.

“Sekolah Lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi menjadi wahana untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan bermartabat,” tegas Prof. Nopian.

Wisuda ini menjadi bukti bahwa usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan berkontribusi. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, para lansia di Kabupaten Seluma menunjukkan bahwa mereka mampu tetap berdaya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.