Bupati Rifai Tajuddin Tekankan Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Pajak, Kanal Pembayaran SIPACAK Resmi Diluncurkan

oleh -53 Dilihat
oleh
Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin memimpin High Level Meeting TPID dan TP2DD sekaligus meluncurkan kanal pembayaran pajak daerah melalui BRI guna memperkuat ekonomi dan meningkatkan pelayanan digital masyarakat.-Foto : Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus memperkuat strategi pengendalian inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik. Langkah tersebut ditandai melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yang dirangkaikan dengan launching penambahan kanal pembayaran pajak daerah pada aplikasi SIPACAK melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan, Rabu (4/11/2026). Hadir langsung Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin, S.Sos., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Bengkulu, Pimpinan Cabang BRI Manna, Sekretaris Daerah, Asisten II, kepala OPD, camat, kepala desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati H. Rifai Tajuddin menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah merupakan dua agenda penting yang membutuhkan perhatian serius serta kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

“High Level Meeting TPID dan TP2DD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pihak. Kita ingin memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga, inflasi dapat dikendalikan, dan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan terus mengalami kemajuan,” tegas Rifai.

Menurutnya, persoalan inflasi tidak boleh dianggap sepele karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama terhadap daya beli dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama. Kita harus memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak bersama, melakukan langkah konkret, serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memicu kenaikan harga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait meningkatkan koordinasi dan tidak hanya menunggu munculnya persoalan.

“Kita harus bekerja secara terencana, melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok, serta mengambil langkah cepat dan tepat apabila ditemukan gejolak harga. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan akibat ketidakstabilan harga,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Rifai turut menyambut peluncuran penambahan kanal pembayaran pajak daerah melalui aplikasi SIPACAK yang bekerja sama dengan BRI.

“Saya menyambut baik inovasi ini. Penambahan kanal pembayaran melalui BRI merupakan langkah nyata untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah. Pelayanan harus semakin mudah, cepat, aman, dan transparan,” katanya.

Ia berharap kemudahan transaksi digital tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

“Kami berharap seluruh OPD terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital. Jangan berhenti pada peluncuran ini saja, tetapi pastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Rifai.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.