Fahrurrazi: Khatib Harus Jadi Penyejuk Umat, Pelatihan 10.000 Khatib Nasional Digelar di Bengkulu

oleh -15 Dilihat
oleh
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., menghadiri pembukaan Pelatihan 10.000 Khatib Nasional dalam rangka Pra-Munas IKADI, Sabtu (24/10/2026), guna memperkuat kualitas dakwah.- Foto : s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Upaya meningkatkan kualitas dakwah Islam dan memperkuat peran khatib dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat terus dilakukan. Salah satunya melalui Pembukaan Pelatihan 10.000 Khatib Nasional yang digelar dalam rangka Pra-Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Sabtu (24/10/2026), di Bengkulu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas para khatib agar mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara santun, menyejukkan, dan relevan dengan kebutuhan umat di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Dr. H. Nopian Gustari, S.Pd.I., M.Pd.I., diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., dalam kegiatan tersebut. Kehadiran perwakilan Kemenag Kota Bengkulu mencerminkan dukungan terhadap peningkatan kompetensi khatib sebagai salah satu unsur penting dalam pembinaan umat dan penguatan kehidupan beragama.

Dalam konteks tersebut, khatib tidak hanya bertugas menyampaikan khutbah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman keagamaan yang benar, menanamkan nilai-nilai moral, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati.

Kasubbag TU Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., menekankan pentingnya peningkatan kualitas khatib agar pesan dakwah yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para khatib. Khatib memiliki peran strategis dalam membimbing umat, menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan, serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Fahrurrazi.

Ia juga menilai, perkembangan zaman menghadirkan beragam tantangan dalam penyampaian dakwah. Karena itu, khatib perlu terus memperluas wawasan, memperdalam pemahaman keagamaan, serta meningkatkan kemampuan komunikasi agar materi khutbah dapat diterima dan dipahami oleh berbagai kalangan.

Menurutnya, dakwah yang baik tidak hanya berorientasi pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi, membangun kesadaran moral, serta mendorong umat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, para khatib diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dakwah kontemporer, termasuk dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi, derasnya arus informasi, serta berbagai persoalan sosial yang membutuhkan pendekatan keagamaan secara bijaksana.

Pelatihan tersebut juga melibatkan para khatib utusan masjid di Kota Bengkulu melalui IKADI Kota Bengkulu. Keterlibatan para peserta diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan sehingga peningkatan kompetensi tidak berhenti pada forum pelatihan, tetapi turut diterapkan dalam pelaksanaan khutbah dan pembinaan jamaah di masjid masing-masing.

Penguatan kapasitas khatib dinilai penting untuk mendorong penyampaian dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam, mengedepankan kebijaksanaan, serta mendukung terciptanya kehidupan keagamaan yang moderat, damai, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Kemenag Kota Bengkulu berharap kegiatan peningkatan kompetensi seperti ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi dakwah, dan pengurus masjid dalam membina masyarakat. Dengan demikian, khatib diharapkan tidak hanya menjadi penyampai pesan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun karakter umat, mempererat persaudaraan, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Pelaksanaan Pelatihan 10.000 Khatib Nasional dalam rangka Pra-Munas IKADI ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong lahirnya khatib yang berilmu, berintegritas, komunikatif, dan mampu menghadirkan dakwah yang mencerahkan serta memperkuat kehidupan umat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.