KLIKINFOBERITA.COM,- Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengaku lebih memilih menyaksikan pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan RB Leipzig ketimbang laga Barcelona melawan Real Betis. Keputusan tersebut membuat Mourinho terhindar dari polemik kepemimpinan wasit yang mewarnai kemenangan telak Barcelona di LaLiga.
Barcelona sukses mengalahkan Real Betis dengan skor 5-2 pada Sabtu, sementara Real Madrid menundukkan Sevilla FC 4-1 sehari berikutnya. Meski kedua tim sama-sama meraih kemenangan meyakinkan, keputusan wasit dalam pertandingan Barcelona menjadi perbincangan hangat menjelang duel El Clasico.
Kontroversi di kubu Barcelona bermula ketika gelandang Real Betis, Facundo Bernal, menerima kartu merah setelah insiden yang melibatkan Lamine Yamal. Keputusan tersebut memicu kemarahan pelatih Betis, Manuel Pellegrini, yang melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit.
Pellegrini menyebut keputusan itu sebagai sesuatu yang memalukan dan mempertanyakan sejumlah keputusan pengadil lapangan yang dinilainya sulit dipahami. Situasi tersebut kemudian menarik perhatian media, termasuk di lingkungan Real Madrid yang memiliki rivalitas panjang dengan Barcelona.
Seusai kemenangan Madrid atas Sevilla, Mourinho mendapat pertanyaan mengenai kontroversi tersebut, khususnya kepemimpinan wasit Ricardo de Burgos. Namun, pelatih asal Portugal itu memberikan jawaban yang tidak terduga.
Mourinho menegaskan dirinya sama sekali tidak menyaksikan pertandingan Barcelona melawan Betis. Ia justru menghabiskan waktu untuk menonton duel Bayern Munchen kontra RB Leipzig yang berakhir dengan kemenangan telak Bayern 6-1.
Pertandingan Bundesliga itu berlangsung bersamaan dengan laga Barcelona. Mourinho mengungkapkan bahwa dirinya memilih berkonsentrasi pada persiapan menghadapi Sevilla dan tidak ingin terganggu oleh pertandingan lain.
Pelatih berpengalaman tersebut juga menjelaskan kebiasaannya menjalani persiapan secara tertutup di pusat latihan Valdebebas menjelang pertandingan. Ia mengaku lebih mudah berkonsentrasi ketika berada di lingkungan tersebut, baik sendirian maupun ditemani seorang asisten.
Mourinho bahkan menegaskan bahwa pernyataannya bukan sekadar candaan. Ia benar-benar tidak mengikuti pertandingan Barcelona, termasuk tayangan ulang maupun cuplikan insiden yang kemudian menjadi bahan perdebatan.
Meski demikian, Mourinho akhirnya mendengar pembicaraan mengenai kontroversi tersebut. Ia mengaku tidak terkejut ketika mengetahui keputusan wasit kembali menjadi sorotan. Dengan nada santai, ia menggambarkan situasi itu sebagai hal biasa dalam dunia sepak bola.
Di sisi lain, Sevilla juga merasa dirugikan dalam pertandingan melawan Madrid. Sejumlah pihak di kubu Sevilla menilai Arda Guler layak menerima kartu merah setelah diduga melakukan sikutan terhadap Peque Fernandez. Mourinho memilih tidak memberikan penilaian lebih jauh karena rekaman yang tersedia belum cukup memastikan insiden tersebut.
Ia menambahkan, jika suatu saat Real Madrid mendapatkan keuntungan dari keputusan wasit, dirinya tidak akan ragu untuk mengakuinya.
Kini, perhatian Mourinho beralih ke agenda Liga Champions sebelum menghadapi Barcelona dalam El Clasico. Madrid dijadwalkan melawan RB Leipzig, sedangkan Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain.
Mourinho menegaskan tidak akan memikirkan pertandingan liga berikutnya sebelum laga tengah pekan selesai. Namun, tekanan tetap membayangi Madrid yang tertinggal enam poin dari Barcelona setelah sembilan pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen.
Pertemuan di Camp Nou pun menjadi ujian penting bagi Madrid untuk memangkas jarak sekaligus menjaga persaingan dalam perebutan gelar LaLiga.







