Bengkulu Tengah Sinkronkan Usulan Program Listrik Perdesaan

oleh -10 Dilihat
oleh
Pemkab Bengkulu Tengah mengikuti rapat sinkronisasi program listrik perdesaan bersama Pemprov Bengkulu, Kementerian ESDM, dan PLN untuk memperluas akses listrik masyarakat.-Foto: Dedy/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengikuti rapat sinkronisasi usulan lokasi program listrik perdesaan bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT PLN. Rapat tersebut juga membahas fasilitasi penyiapan lahan dan percepatan penyelesaian perizinan untuk mendukung pembangunan jaringan listrik di wilayah perdesaan.

Kegiatan berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (21/9/2026). Rapat dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, SKM., M.Si., Senior Manager Perencanaan PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) Armunanto, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Eri Nur Cahyanto, S.T., M.T., kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya.

Mewakili Bupati Bengkulu Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nurul Iwan Setiawan, M.Si., hadir bersama para kepala bagian dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Nurul Iwan mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam rapat tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah perdesaan dan kawasan yang belum terjangkau jaringan listrik secara optimal.

“Program listrik perdesaan ini sangat penting untuk mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah siap bersinergi dalam menyiapkan data, lokasi, lahan, serta kebutuhan perizinan agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar,” ujar Nurul Iwan.

Ia menjelaskan, ketersediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah tangga, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, dan aktivitas sosial masyarakat.

Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh usulan lokasi disusun berdasarkan data dan kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, sinkronisasi lintas sektor diperlukan agar program yang direncanakan tepat sasaran dan tidak terkendala dalam tahap pelaksanaan.

“Pemerintah provinsi akan terus mendorong koordinasi antara pemerintah kabupaten dan kota, Kementerian ESDM, serta PLN. Penyiapan lahan dan penyelesaian perizinan harus dilakukan sejak awal sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat segera direalisasikan,” kata Herwan Antoni.

Sementara itu, Armunanto menyampaikan, PLN siap mendukung program listrik perdesaan melalui perencanaan teknis dan pemetaan kebutuhan jaringan. Setiap usulan daerah akan dikaji berdasarkan kondisi geografis, jumlah calon pelanggan, ketersediaan infrastruktur, serta aspek teknis lainnya.

“PLN akan menindaklanjuti usulan pemerintah daerah melalui verifikasi dan perencanaan teknis. Dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyiapan lahan dan perizinan, sangat diperlukan agar pembangunan jaringan listrik dapat berjalan efektif,” ujar Armunanto.

Dalam rapat tersebut disampaikan, program listrik perdesaan menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio desa berlistrik dan rasio elektrifikasi di Provinsi Bengkulu. Program ini diharapkan mampu membuka akses energi yang lebih merata bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan listrik.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.