Presiden Tegaskan Sikap Tegas: Sisa 900 Hektare Karhutla di Riau Harus Dituntaskan

oleh -120 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Pekanbaru. Instruksi tegas: tuntaskan sisa 900 hektare, perkuat edukasi, tindak pelaku, dan dukung pembukaan lahan terorganisir untuk mencegah kebakaran.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Presiden Joko Widodo Prabowo Subianto memimpin rapat percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Senin, 24 Agustus 2026. Rapat dihadiri pimpinan kementerian terkait, pejabat daerah, dan unsur

penanggulangan bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melaporkan bahwa sejak Januari hingga Agustus 2026 luas lahan terdampak karhutla mencapai 16.277 hektare. Dari jumlah itu, kata kepala BPBD, tersisa sekitar 900 hektare yang masih memerlukan penuntasan secepatnya.

Presiden Prabowo menginstruksikan langkah konkret untuk memastikan sisa titik api di Riau segera padam dan mencegah kebakaran berulang. “Sisa 900 hektare harus segera dituntaskan. Kita tidak boleh lengah,” ujarnya, seperti dikutip dari keterangan resmi Istana.

Beberapa arahan utama yang disampaikan antara lain:

Menuntaskan pemadaman sisa titik api sekitar 900 hektare.

Menindaklanjuti setiap laporan hotspot sejak dini agar tidak berkembang menjadi kebakaran.

Memperkuat edukasi kepada masyarakat bahwa pembakaran untuk membuka lahan dilarang keras.

Mendukung pembukaan lahan secara terorganisasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menyelidiki indikasi pembakaran lahan yang disengaja dan menindak tegas pelakunya.

Mencabut izin usaha korporasi yang terbukti terlibat pembakaran lahan.

Pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten terus memperkuat upaya penanganan karhutla melalui empat pilar: pencegahan, operasi pemadaman cepat, edukasi publik, dan penegakan hukum. Operasi pemadaman didukung sumber daya logistik, alat berat, armada helikopter water bombing, serta tenaga gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup setempat menambahkan bahwa program restorasi lahan pasca-karhutla juga dilaksanakan untuk memulihkan fungsi ekosistem dan mencegah erosi. Langkah sosialisasi dan pelatihan tani terorganisasi sedang dimatangkan agar masyarakat memiliki alternatif selain membuka lahan dengan cara membakar.

Penanganan karhutla menjadi prioritas menyusul dampak polusi asap terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi. Presiden menegaskan bahwa selain menuntaskan sisa titik api, upaya pencegahan jangka panjang harus diintensifkan agar tragedi serupa tidak terulang.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.