Gaktiblin Kilat di Polresta Bengkulu: Dari Potong Rambut hingga Teguran KTA, Ini Tujuan Utamanya

oleh -14 Dilihat
oleh
Gaktiblin kilat Polresta Bengkulu: personel diperiksa ketat rambut dipangkas di tempat, KTA diminta, dan pembinaan disiplin ditegakkan agar penampilan profesional dan pelayanan publik semakin terpercaya.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Senin pagi (27/7/2026), suasana Polresta Bengkulu mendadak lebih sibuk dari biasanya. Usai apel pagi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Bengkulu langsung menggelar operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin) dadakan terhadap seluruh personel.

Dipimpin langsung AKP Zainuli Rusda, S.I.P., tim gabungan dari Bidpropam Polda dan Sipropam Polresta bergerak cepat. Pemeriksaan menyasar tiga aspek utama: sikap tampang, kelengkapan identitas, dan administrasi pribadi. KTA, SIM, KTP, hingga kerapian seragam diperiksa satu per satu tanpa kecuali.

Hasilnya, masih ditemukan beberapa pelanggaran ringan namun cukup mencolok. Ada personel yang rambutnya dinilai melebihi standar, langsung “ditertibkan” dengan pemotongan di tempat. Tak sampai di situ, sejumlah anggota juga kedapatan tidak membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) dan mendapat teguran keras sekaligus arahan untuk segera mengurus kelengkapan administrasi.

AKP Zainuli Rusda menegaskan bahwa Gaktiblin bukan ajang mencari-cari kesalahan, melainkan bentuk pembinaan preventif. “Disiplin adalah harga mati bagi Polri. Mulai dari hal kecil seperti rambut rapi hingga membawa identitas, semua mencerminkan profesionalisme. Kalau personel sudah disiplin, pelayanan ke masyarakat akan maksimal,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus digiatkan secara rutin dan mendadak, sebagai upaya menjaga standar etika dan penampilan institusi di mata publik. “Personel Polri harus menjadi teladan. Kalau dari internal saja sudah berantakan, bagaimana masyarakat mau percaya?” tegasnya.

Melalui Gaktiblin kali ini, Bidpropam Polda Bengkulu mengirim pesan jelas: tidak ada toleransi bagi personel yang abai terhadap aturan dasar. Pembinaan berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan budaya disiplin yang kuat, sehingga setiap anggota Polri benar-benar siap mengemban amanah dan mendukung terwujudnya Polri Presisi.

Kedepan, personel yang kedapatan melanggar akan diberikan sanksi bertahap, mulai dari pembinaan hingga tindakan tegas sesuai aturan. Karena bagi Polri, penampilan dan kelengkapan adalah cermin tanggung jawab.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.