Pembangunan Tahap II Masjid Agung Bengkulu Tengah Dimulai, Anggaran Rp4,5 Miliar

oleh -16 Dilihat
oleh
Pembangunan Tahap II Masjid Agung Bengkulu Tengah resmi dimulai. Proyek Rp4,5 miliar fokus kolom dan pelapis tebing untuk menjamin stabilitas pondasi dan fungsi publik yang multifungsi.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pembangunan tahap kedua Masjid Agung Kabupaten Bengkulu Tengah sudah resmi mulai dilaksanakan setelah seluruh proses lelang selesai. Proyek yang bernilai Rp4,5 miliar ini akan terfokus pada pembangunan struktur utama serta perlindungan tebing di area sekitar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Tengah, Febrian Fatahillah, ST, MT, mengungkapkan bahwa semua tahapan administrasi lelang telah selesai dan pemenang kontrak sudah ditentukan. Penandatanganan kontrak tinggal menunggu finalisasi, sehingga pelaksanaan fisik diharapkan dapat dimulai bulan ini.

“Alhamdulillah, proses lelang sudah tuntas dan pemenangnya sudah ditentukan. Kami targetkan pengerjaan bisa dimulai bulan ini,” kata Febrian.

Total anggaran untuk pembangunan tahap kedua mencapai Rp4,5 miliar. Sumber dana terdiri dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp2,5 miliar dan hibah dari PT Bio Nusantara Teknologi senilai Rp2 miliar.

Pada tahap kedua ini, pekerjaan utama adalah pembangunan kolom bangunan dan pemasangan pelapis tebing di area masjid. Pemasangan pelapis tebing dianggap sangat penting untuk mempertahankan stabilitas tanah serta melindungi pondasi yang telah dibangun pada tahun 2025 dari kemungkinan pergeseran tanah.

“Kami akan fokus pada pembangunan kolom dan pelapis tebing. Pelapis tebing sangat penting agar pondasi yang sudah dikerjakan tetap aman selama tahap selanjutnya,” jelas Febrian.

Dinas PUPR telah menyusun rencana kerja yang ketat agar semua tahapan struktural dapat diselesaikan sesuai rencana. Setelah kontrak ditandatangani, kontraktor dapat segera memulai pekerjaan fisik berdasarkan jadwal dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Pemerintah Kabupaten berharap agar pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kapasitas anggaran dan dapat diselesaikan selama masa pemerintahan kepala daerah saat ini. Selain sebagai tempat ibadah utama, Masjid Agung direncanakan memiliki fungsi lebih luas sebagai ikon daerah.

Konsep bangunan ini mengusung ruang multifungsi: selain tempat beribadah, juga akan ada area untuk wisata religi, kawasan bermain anak, dan fasilitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perencanaan ini bertujuan untuk menjadikan kawasan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan perekonomian lokal.

“Konsep Masjid Agung nanti akan memiliki desain modern dan multifungsi. Selain sebagai tempat ibadah, juga akan ada ruang publik untuk wisata religi, area bermain, serta pusat UMKM,” ujar Febrian.

Perlindungan tebing menjadi perhatian khusus melihat kondisi topografi lokasi. Langkah teknis untuk memperkuat lereng diharapkan dapat mencegah terjadinya masalah tanah longsor atau pergerakan tanah yang bisa mengganggu kestabilan bangunan.

Jika pelaksanaan berjalan sesuai rencana, tahap selanjutnya akan membuka jalan untuk melanjutkan konstruksi ke fase berikutnya. Dinas PUPR berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dengan dimulainya Tahap II, pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah memasuki tahap yang lebih nyata. Pemerintah daerah bertujuan agar keberadaan masjid tidak hanya memenuhi kebutuhan ibadah, tetapi juga dapat memperkuat identitas dan ekonomi masyarakat setempat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.