KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut dan melepaskan jamaah haji Kloter 2 dari Padang (PDG) untuk kembali ke daerah asal mereka. Rombongan ini adalah kelompok pertama dari Bengkulu yang kembali setelah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
Acara penyambutan dan pelepasan diadakan di Asrama Haji Bengkulu. Pada acara tersebut hadir Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, yang mewakili Gubernur Bengkulu.
Dalam sambutannya, Nandar mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan selamat datang kepada semua jamaah yang telah kembali ke tanah air dengan kondisi sehat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat datang. Alhamdulillah, bapak dan ibu kembali dalam keadaan sehat dan bisa segera berkumpul kembali dengan keluarga,” ucap Nandar.
Rombongan jamaah melakukan perjalanan panjang dari Arab Saudi dan transit di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bengkulu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, H. Intihan, mengungkapkan kesyukurannya. Ia menyatakan bahwa proses pengembalian jamaah haji kloter pertama dari Bengkulu berlangsung dengan baik tanpa adanya masalah berarti.
“Alhamdulillah, jamaah haji Kloter 2 Padang kembali dengan jumlah yang sama seperti ketika berangkat, yaitu 393 orang. Ini adalah nikmat dan karunia yang besar untuk kita syukuri bersama,” jelas Intihan.
Dia menambahkan bahwa semua jamaah telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali dalam keadaan sehat. Hal ini berkat kedisiplinan para jamaah dan dukungan layanan yang optimal selama berada di Tanah Suci.
Kepulangan Kloter 2 PDG ini menandai dimulainya proses pengembalian jamaah haji dari Bengkulu tahun ini. Rasa haru dan bahagia terlihat jelas saat para jamaah bertemu kembali dengan sanak keluarga yang telah lama menanti.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap agar seluruh jamaah mampu mempertahankan predikat haji mabrur dan menjadi panutan di lingkungan mereka masing-masing.







