Pembangunan di Mukomuko Terancam Terhenti: Wakil Rakyat Minta Kepastian Pemprov Bengkulu

oleh -2 Dilihat
oleh
Wakil DPRD Bengkulu asal Mukomuko, Andy Suhari, meninjau lokasi proyek tertunda warga menunggu kepastian realisasi anggaran demi perbaikan jembatan, jalan, dan infrastruktur pertanian di daerah.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Sampai saat ini, tidak ada kegiatan pembangunan provinsi yang berlangsung di Kabupaten Mukomuko. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di antara empat anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Mukomuko, yang meragukan keseriusan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam merealisasikan program di daerah tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhari, SE, MM, menunjukkan bahwa para wakil Mukomuko telah berusaha keras untuk memastikan usulan pembangunan mereka tercantum dalam APBD Provinsi 2026. Meskipun beberapa proyek telah diakui dalam anggaran, pelaksanaannya di lapangan masih nihil. “Kami mengetahui mana yang sudah disetujui karena saya berada di Banggar. Namun, hingga kini tidak ada yang dilakukan, meskipun itu merupakan prioritas untuk daerah ini,” katanya.

Di antara proyek yang terdaftar adalah pembangunan Jembatan Pondok Batu dengan biaya Rp 5,5 miliar serta perbaikan jalan Lubuk Pinang-Penarik dengan anggaran mencapai Rp 25 miliar. Selain itu, terdapat pula alokasi untuk pembangunan gorong-gorong memfasilitasi akses menuju Tanah Rekah dan program-program di sektor pertanian serta perikanan sesuai dengan pemikiran Dewan.

Andy menambahkan bahwa banyak proposal datang dari aspirasi masyarakat selama reses. Namun, karena keterbatasan dana, sebagian besar usulan terpaksa ditunda, dan meskipun ada beberapa yang sudah dialokasikan, proyek tersebut juga belum berjalan. “Ini adalah bagian kecil dari usulan yang diakui; jika tidak direalisasikan, kami dan masyarakat akan merasakan kekecewaan yang mendalam,” jelas Andy.

Para perwakilan masyarakat meminta pemerintah provinsi Bengkulu untuk memberikan kepastian mengenai jadwal pelaksanaan dan cara pencairan dana. Mereka menegaskan pentingnya agar penghematan anggaran tidak mengorbankan proyek-proyek pembangunan di daerah-daerah terpencil seperti Mukomuko.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.