izin pertambangan khusus batu Bara Masih di Kementerian ESDM.

oleh -709 Dilihat
oleh
aktivitas pengambilan dan penjualan batu bara yang diambil warga di sepanjang aliran sungai.

Bengkulu Tengah,klikinfoberita com  – Dinas ESDM Provinsi Bengkulu mengadakan sosialisasi tentang perizinan pada sektor mineral bukan logam dan batuan (MBLB) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kamis 12/10/23

Salah satu fokus pembahasan ialah tentang aktivitas pengambilan dan penjualan batu bara yang diambil warga di sepanjang aliran sungai.

Alaku

Pasalnya, aktivitas pencarian dan pembelian batu bara sungai saat ini dihentikan lantaran sempat dilirik Polres Benteng lantaran aktivitas tersebut belum mengantongi izin alias ilegal.

Melalui kesempatan itu, Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Dhanur Suryaman menjelaskan, persoalan tentang batu bara di aliran sungai memang menjadi perhatian.

Pasalnya, tak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup alias mencari rezeki sebagai pencari batu bara sungai.

Menyikapi hal itu, lanjutnya, Dinas ESDM Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat mengenai hal tersebut.

Apabila diperbolehkan dan tak bermasalah, maka aktivitas pengambilan dan pembelian batu bara sungai bisa kembali dilakukan.

“Kami terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat, namun memang belum ada jawaban yang bisa dijadikan dasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dhanur menegaskan, bahwa pengambilan batu bara di sungai itu bukan aktivitas penambangan.

Melainkan, hanya mengambil limbah batu bara yang ada di sungai. Dan bisa saja menggunakan izin angkutan dan itu tetap ada aturannya.

Dengan menggunakan izin angkutan itu, sambungnya, masyarakat bisa saja melakukan aktivitas seperti selama ini dan menjual limbah batu bara tersebut kepada pihak pengepul.

“Perlu diketahui, izin pertambangan khusus batu bara ini masih di Kementerian ESDM. Jadi, belum bisa disampaikan lebih detail,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.